Setiap ban pasti ada kode waktu produksi.
Seperti tertera pada gambar diatas ada 4 digit angka, dua digit pertama yaitu 04 menunjukkan minggu dan 2 digit setelahnya yaitu 09 adalah menunjukkan tahun. Dari angka tersebut kita menunjukkan bahwa ban tersebut diproduksi pada minggu ke 4 di tahun 2009.
Marirah kita sekarang menghubungkan kode waktu produksi ban dengan jerak tempuh yg tertera pada odometer motor.
Motor baru pasti menggunakan ban baru juga, jadi tahun produksi motor akan sama dengan kode waktu produksi ban.
Terus bagaimana menghubungkan keduanya?
Sebagai contoh:
Motor baru bulan februari 2014 dengan kode waktu pada ban 0314 (ilustrasi saja)
Dalam pemakaian wajar maka motor ini akan melakukan pergantian ban belakang setelah jarak tempuhnya mencapai 25000 km atau bisa sampai 30000 km. Dan untuk ban bisa dua kali lipat dari ban belakang yaitu antara 50000 sampai dengan 60000 km. Jadi apa bila ada penggantian ban sbelum jarak tempuh tersebut dicapai ada kemungkinan terjadi insiden pada ban atau motor tersebut sehingga melakukan penggantian ban lebih awal. Insiden paling rinan adalah rusaknya ban karena tertembus paku atau keseringan bocor sehingga ban tidak layak lagi dipakai. Dan bisa juga insiden berat seperti kecelakaan yg menyebabkan ban rusak.
Sesungguhnya pengantian ban motor tidak hanya melihat dari tebal tipisnya ban karena setelah ban berumur 3 tahun maka ban sebaiknya diganti karena bisa jadi kondisi ban sudah tidak layak. Tapi di Indonesia biasanya kita hanya melihat dari tipisnya ban baru melakukan penggantian.
jadwal penggantian wajar pada ban motor
0km------25000km (belakang) 30000km-------------50000km 9depan dan belakang)60000km dst...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar